Sejatinya sebuah karya seni tidak dapat dinilai seperti ujian mata pelajaran matematika. Setiap karya seni, mempunyai nilai-nilai tersendiri yang berbeda-beda, tentunya yang kami maksud bukan nilai 2+2 = 4. Baiklah, mari kita kerucutkan, yang kami maksud adalah Karya Pertunjukan Teater. Setiap karya yang disajikan mempunyai keunikan atara karya kelompok A dengan kelompok B meskipun dengan sebuah naskah yang sama. Oleh karenanya dapat kami simpulkan bahwa yang menjadikan pembeda adalah kemasan, konsep garap dan gagasan-gagasan yang diusung dalam sebuah proses pertunjukan.

Dalam Perhelatan Sangcek Theatre Festival di tahun ketiga ini, program utama kami adalah Kompetisi Teater Pelajar SMA se-Derajat se-Jawa Timur. Namun perlu dii garis bawahi bahwasanya tujuan adanya kompetisi ini bukan semata-mata hanya untuk memperebutkan gelar juara. Tetapi dengan adanya kompetisi yang kami gelar adalah sebagai pemicu semangat untuk berlatih, berproses dan berkarya yang lebih baik dan untuk membaca perkembangan Teater Pelajar di Jawa Tmiur. Oleh karena itu mari kita rubah mindset kita bersama dalam mengikuti sebuah Festival kesenian khusunya Teater, Gelar juara adalah nomor kesekian, yang paling utama adalah penyajian secara maksimal.

Dalam program ini kami menyediakan 30 kuota peserta Kelompok Teater Pelajar SMA se-Derajat di Jawa Timur untuk menuangkan ekspresi, ide dan gagasan dalam panggung pertunjukan yang kami buat  dengan penyajian pertunjukan bebas yang tidak terpatok aliran dan bentuk.

Sekali lagi mari kita ubah mindset kita !!